Bahasa Indonesia
Bab 1: Menyusun dan Menganalisis Teks Deskripsi
Materi Pokok:
Pengertian teks deskripsi: teks yang menggambarkan objek secara rinci berdasarkan pancaindra.
Struktur teks: identifikasi, deskripsi bagian, simpulan.
Kaidah kebahasaan:
Banyak menggunakan kata sifat.
Menggunakan kalimat rincian atau pancaindra.
Contoh objek: tempat wisata, tokoh, benda unik.
Bab 2: Memahami dan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi
Materi Pokok:
Teks laporan hasil observasi: teks faktual yang menjelaskan informasi hasil pengamatan.
Struktur teks: pernyataan umum, uraian, simpulan.
Kaidah kebahasaan:
Menggunakan kalimat definisi dan klasifikasi.
Menggunakan istilah teknis sesuai bidangnya.
Objek observasi: lingkungan sekolah, tumbuhan, kegiatan masyarakat.
Bab 3: Menyusun dan Menganalisis Teks Eksplanasi
Materi Pokok:
Teks eksplanasi: teks yang menjelaskan proses atau sebab-akibat dari suatu fenomena alam atau sosial.
Struktur teks: pernyataan umum, deretan penjelas, interpretasi/simpulan.
Kaidah kebahasaan:
Konjungsi kausal dan waktu (karena, jika, sehingga).
Kalimat pasif dan istilah ilmiah.
Contoh: banjir, global warming, upacara adat.
Bab 4: Memahami dan Menganalisis Teks Negosiasi
Materi Pokok:
Teks negosiasi: teks interaksi sosial untuk mencapai kesepakatan.
Struktur: orientasi, pengajuan, penawaran, persetujuan.
Kaidah kebahasaan:
Menggunakan kalimat persuasif dan ekspresi sopan.
Mengandung permintaan dan penawaran.
Contoh: negosiasi pedagang dan pembeli, siswa dan guru.
Bab 5: Memahami dan Menulis Teks Anekdot
Materi Pokok:
Teks anekdot: cerita pendek lucu yang mengandung sindiran atau pesan moral.
Struktur teks: abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, koda.
Kaidah kebahasaan:
Menggunakan kalimat langsung dan tidak langsung.
Banyak menggunakan majas dan humor.
Bab 6: Menyusun dan Menganalisis Teks Biografi
Materi Pokok:
Teks biografi: teks yang berisi kisah hidup tokoh, baik tokoh nasional, lokal, maupun tokoh inspiratif lainnya.
Struktur: orientasi, peristiwa penting (rangkaian kejadian), reorientasi.
Kaidah kebahasaan:
Menggunakan kata kerja tindakan (misalnya: belajar, berjuang, mendirikan).
Menggunakan konjungsi waktu (misalnya: kemudian, setelah itu, sejak kecil).
Menggunakan kalimat pasif dan kalimat tidak langsung.
Komentar
Posting Komentar